Banding Dikabulkan, Pengelolaan Pantai Putri Distian Mutun Temukan Titik Terang

Ufuktimur.com – Polemik kepemilikan dua izin NIB (Nomor Induk Berusaha) pengelolaan Pantai Putri Distian Mutun, menemukan titik terang.

Sebab, pengelolaan objek wisata yang terletak di Desa Sukajaya, Kecamatan Telukpandan, Pesawaran itu, telah sah dikelola Haidirsyah.

Hal tersebut, berdasarkan putusan banding di tingkat Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Palembang, pada 26 Maret 2024.

Baca Juga: Terbit Dua Izin, Pengelola Pantai Putri Distian Mutun Gugat DPMPTSP ke PTUN

Perkara dengan nomor: 30/G/2023/PTUN.BLJo/No6/B/2023/PTTUN.PLBG tersebut, dimenangkan Haidirsyah selaku pembanding yang sebelumnya berstatus Penggugat.

Masayu Robianti, Kuasa Hukum Haidirsyah mengatakan, majelis hakim berpendapat lain pada pokok perkara yang diajukan kliennya, saat proses banding tersebut.

“Sehingga dalam putusan hakim di tingkat banding, majelis hakim memutuskan memenangkan klien kami,” kata Masayu melalui pesan tertulis, Minggu 31 Maret 2024.

Menurut dia, pada pokok perkara itu, kliennya melayangkan gugatan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal Satu Pintu Kabupaten Pesawaran, sebagai Tergugat.

“Kemudian, Evi Safitri sebagai Tergugat dua Intervensi, terkait Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sertifikat Standar bernomor: 09062301039120001, tentang Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 93224,” jelasnya.

Sedangkan, materi pokok gugatan lantaran pada objek wisata pantai yang terletak di Desa Sukajaya, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, telah terbit izin pada 9 Juni 2023 atas nama Evi Safitri.

“Karena itu, berdasarkan amar putusan pada tingkat banding, majelis hakim menerima permohonan banding yang diajukan penggugat secara keseluruhan,” terangnya.

Lalu, membatalkan putusan tingkat pertama bernomor: 30/Pdt/2023/PTUN.BL, yang telah diputus Pengadilan Tata Usaha Negara Bandarlampung.

Berikut putusan majelis hakim pada PTTUN Palembang pada 26 Maret 2024:
1. Menyatakan menolak seluruh eksepsi terbanding yang dahulu Tergugat dan terbanding dua, semula tergugat intervensi dalam pokok perkara.
2. Mengabulkan gugatan pembanding yang semula penggugat secara keseluruhan
3. Menyatakan batal perizinan usaha berbasis resiko sertifikat standar nomor: 09062301039120001 kode klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) 93224 wisata pantai lokasi Desa Sukajaya, Kecamatan Telukpandan, Kabupaten Pesawaran, atas nama pelaku usaha Evi Safitri. Diterbitkan pada tanggal 09 juni 2023
4. Memerintahkan kepada terbanding 1 yang dahulu tergugat, untuk mencabut perjanjian usaha berbasis resiko sertifikat standar 09062301039120001 kode KBLI 93224 atas nama pelaku usaha Evi Safitri.
5. Menghukum terbanding 1 yang semula tergugat dan terbanding 2 yang dahulu tergugat intervensi, guna membayar biaya perkara di tingkat banding senilai Rp250 ribu.

Hingga berita ini diturunkan, ufuktimur.com sedang berupaya mengonfirmasi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pesawaran. (**)

News Feed