Rabu, Februari 4, 2026

Festival Tunas Bahasa Bahasa Ibu Dapat Penghargaan dari Balai Bahasa Malut, Begini Harapan Kadisdik Sula

Must read

Sanana, Ufuktimur.com — Pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan membuahkan hasil yang manis. Pasalnya, Iven tahunan ini berhasil mendapat penghargaan di Provinsi Maluku Utara tahun 2025.

Program FTBI merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang telah dilaksanakan sejak tahun 2022 hingga 2025.

Penghargaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Maluku Utara sebagai bentuk apresiasi kepada siswa, guru, pegiat bahasa daerah, dan pemerintah daerah yang dinilai berkontribusi aktif menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Penghargaan tersebut diberikan lansung oleh Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr.Ganjar Harimansyah, Gamalama Ballroom, Hotel Bela Ternate. Jumat (7/11/2025).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepulauan Sula, Marini Nur Ali menyampaikan Kepulauan Sula mendapatkan Penghargaan atas capaian pelaksanaan Program Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Maluku Utara yang telah berjalan sejak Tahun 2022 hingga 2025.

“Ada 6 Daerah yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, diantaranya Sula, Halbar, Halsel, Halut, Haltim dan Kota Ternate,” jelas Marini

Marini berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula sebagai wakil Pemerintah Daerah agar revitalisasi bahasa daerah ke depan menjadi sinergi yang kuat antara Pemerintah, komunitas, dan sektor pendidikan untuk memastikan bahasa daerah tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Kabupaten kepulauan Sula terutama di kalangan generasi muda.

“Saya berharap Satuan Pendidikan baik SD maupun SMP di Sula, selain berpartisipasi aktif dalam FTBI, Pembiasan pola mengajar oleh guru-guru terbaik yang terpilih oleh Balai Bahasa, Disdik Sula juga telah ikut serta menjadikan Bahasa daerah sebagai bagian dari kurikulum sekolah, dengan metode pembelajaran yang kreatif dan menarik untuk menumbuhkan minat generasi muda dalam pengembangan bahasa daerah sebagai bahasa Ibu di Kabupaten kepulauan Sula,” tandasnya. (Red)

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
Iklan Bawah
- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article