Sanana, Ufuktimur.com — Dalam waktu sepekan kedepan wilayah Sula dan Taliabu diperkirakan terjadi peningkatan curah hujan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan bibit siklon tropis 91W yang terpantau di sekitar wilayah Maluku Utara. Ini terhitung mulai Selasa (13/1/2026) hingga sepekan kedepan.
Prakirawan BMKG Emalamo Sanana menyebutkan, bibit siklon 91W memicu terbentuknya pertemuan massa angin (konvergensi) dan belokan angin (shearline) yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan, khususnya di wilayah Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu.
Selain itu, ada juga kondisi labilitas atmosfer yang kuat turut mendukung terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan.
“Secara umum, cuaca di Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara fluktuatif pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari,” ujar Prakirawan Cuaca BMKG, Happy Novytasari, S.Tr.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius.
“Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 9–18 kilometer per jam. Kondisi gelombang laut di Perairan Sula, baik bagian utara maupun selatan, berada pada kategori sedang dengan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,5 meter,” kata Novytasari.
Seiring dengan kondisi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang, serta berkurangnya jarak pandang.
Untuk itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan rutin memantau informasi terbaru terkait perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik media sosial maupun dengan menghubungi kantor BMKG terdekat. (Red)






