
Bobong, ufuktimur.com — Insiden amukan orang tau wali yang datang mengamuk di sekolah karena tidak menerima anaknya diberi hukuman oleh oknum guru SD Negeri Bobong dengan memberi makan Tanah Becek akhirnya selesai.
Penyelesaian tersebut setelah kepala Dinas Pendidikan memerintahkan Pengawas Sekolah Dikbud Taliabu, La Utu Samiru untuk turun langsung ke sekolah dan melakukan mediasi, dalam proses mediasi tersebut ikut hadir ketua PGRI Taliabu, Dahlan, Plh. Kepala Sekolah, orang tua wali dan beberapa guru lainnya.
Salah orang tua wali, Rahmat Suat kepada ufuktimur.com mengaku masalahnya sudah selesai setelah dilakukan mediasi oleh pengawas sekolah dan ketua PGRI Taliabu.
“Jadi tadi kami sudah berjabat tangan dengan guru tersebut, dan buat penyelesaian masih dalam bentuk lisan,” ujarnya.
Lanjut Rahmat, berdasarkan kesepakatan bersama di sekolah bahwa akan dibuatkan surat pernyataan penyelesaian setelah kepala sekolah tiba di Bobong. Ia juga mengingatkan semua guru agar kedepan tidak lagi terjadi masalah seperti ini karena akan mencoreng nama pendidikan di Taliabu.
“Ini jadi pelajaran untuk kita semua, baik guru, siswa dan orang tua, agar kedepan tidak lagi terjadi masalah seperti ini lagi,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damruddin kepada ufuktimur.com, mengaku insiden yang terjadi di Sekolah SD Negeri Bobong telah selesai dimediasi. Kata dia, kedua bela pihak sudah saling memberi maaf satu sama lain.
“Masalahnya sudah selesai, kedua bela pihak sudah saling memaafkan,” katanya.
Ia mengingatkan kepada kepala sekolah dan guru di semua satuan pendidikan di Pulau Taliabu agar peristiwa seperti ini tidak lagi terulang kedepannya.
Guru dan orang tua perlu berkolaborasi untuk mendidikan anak – anak.
“Di sekolah adalah tugas guru untuk mendidik anak – anak, setelah pulang di rumah sudah menjadi tanggung jawab orang tua. Karena itu, kita perlu bekerja sama untuk melakukan pembenahan terhadap pendidikan kita di Pulau Taliabu,” harapnya.
Untuk diketahui, sekira pukul 10.00 WIT, sejumlah orang tua wali murid SD Negeri Bobong mendatangi sekolah. Tujuan kedatangan orang tua wali murid ini untuk bertemu oknum guru honorer di SD Negeri Bobong dan meminta klarifikasi terkait hukuman yang diberikan kepada anak – anak mereka dengan memberi makan tanah becek, pada Senin (4/5/2025)
Setelah bertemu guru tersebut, keadaan semakin memanas karena oknum guru tersebut juga tidak terima ketika disalahkan karena memberi hukuman tersebut. Namun, orang tua wali juga tidak merasa puas dengan penjelasan guru tersebut. Namun karena ada yang melerai sehingga hanya terjadi cekcok. Tak lama kemudian, pengawas sekolah Dikbud Pulau Taliabu tiba di lokasi dan melakukan mediasi, walhasil kedua bela pihak mengalah dan saling memaafkan satu sama lain. (Red)


