Rabu, Februari 4, 2026

Demi Melestarikan Budaya dan Bahasa Daerah, Dinas Pendidikan Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

Must read

Sanana, Ufuktimur.com — Untuk melestarikan Budaya dan Bahasa Daerah, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu. Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 18-20 Oktober 2025 ini dilaksanakan di Istana Daerah Dad Hia Ted Sua, Desa Fagudu Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula Maluku Utara.

Ketua Panitia Hj. Adrawati ditemui Usai Kegiatan menjelaskan, bahwa Festival Bahasa Ibu ini dilaksanakan bukan hanya sekadar kompetisi tapi dengan tujuan untuk melestarikan serta mengambangkan Inovasi, rasa cinta terhadap budaya dan bahasa Daerah (Sula).

“Jadi anak – anak sudah paham, mereka sudah mau belajar bahasa Sula awalnya, anak – anak tidak mau belajar bahasa Daerah, tapi dengan adanya kegiatan Festival Tunas bahasa ibu ini mereka jadi ingin belajar bahasa Sula,” ujarnya kepada awak media di Istana Daerah Dad Hia Ted Sua, Senin (20/10/2025).

Ia mengaku, jika diminta untuk belajar hari – hari mereka anak – anak akan merasa jenuh. Namun, kalau dibuat dalam bentuk kompetisi sepertinya ini mereka menjadi semangat dan terus belajar, dengan begitu, akan tau bahasanya dan juga artinya.

“Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun, dan siswa yang mendapat juara 1 akan dikirim untuk ikut kompetisi ditingkat hingga tingkat Nasional,” tambahnya.

Adrawati menyebutkan, Festival bahasa ibu tahun 2025 ini diikuti oleh sekitar 180 peserta dengan 6 mata lomba. 180 peserta tersebut terdiri dari siswa SD, SMP dan Komunitas.

“Di tahun ini pendaftarnya meningkat dibanding tahun – tahun sebelumnya. Sebenarnya, masih banyak yang mau ikut namun karena diseleksi lebih dulu di sekolah kalau memenuhi persyaratan baru  menjadi utusan,” jelasnya.

Dia berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini anak – anak lebih cinta terhadap Budaya Sula, berinovasi, berkreasi dalam melestarikan dan mengembangkan budaya di Kepulauan Sula.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, anak – anak kita tambah cinta akan budaya, mampu berinovasi, berkreasi dalam melestarikan budaya kita,” tutupnya. (Red)

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
Iklan Bawah
- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article