Bobong, ufuktimur.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei di Pulau Taliabu berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Betapa tidak, di tahun – tahun sebelumnya, Perayaan Hardiknas sering kali hanya dilaksanakan di satuan Pendidikan masing – masing. Namun, untuk tahun 2026 ini, peringatan hardiknas dipusatkan di Ibu Kota Kabupaten dengan berbagi Iven lomba, mulai dari olahraga, menyanyi solo, tarian daerah hingga lomba mural.
Hal ini bertujuan untuk menggali talenta tersembunyi anak – anak selama ini tidak pernah diketahui. Meski, ditengah efesiensi anggaran namun tidak mengurangi sedikitpun semangat mereka. Bahkan, antusias para guru dan siswa sangat tinggi untuk berpatisipasi mensukseskan kegiatan tersebut.
Merespon hal ini, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pulau Taliabu, Dahlan menaruh harapan besar terhadap kemajuan pendidikan kedepan di Pulau Taliabu. Dahlan mengatakan, dunia pendidikan di Pulau Taliabu masih sangat jauh rentang kendalinya. Dengan adanya Hari Dinas Pendidkan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pulau Taliabu memberi harapan baru bagi dunia pendidikan kedepan.
Karena kolaborasi antara guru dari tanjung dengan tanjung sebelah yang sebelumya tidak saling mengenal. Namun dengan adanya peringatan hardiknas ini, menjadi spirit kemajuan pendidkan ke kepan. semangat dalam menyongsong Hardiknas Pendidikan ini sangat luar biasa. Karena setiap satuan pendidikan dapat berkumpul di satu tempat.
“Kita lihat, sejak awal hingga puncaknya pada 2 mei ini antara guru dan siswa saling interaksi, antara guru satu dengan guru lainnya yang sebelumnya tidak saling mengenal akhirnya bisa saling sapa, mari membangun semangat baru untuk masa depan pendidikan kita,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pulau Taliabu ini berharap, dengan rentang kendali yang semakin dekat, menjadikan Pendidkan di Taliabu semakin lebih baik.
“Harapan kami, kekurangan guru yang kita alami selama ini, dengan adanya kolaborasi siang dan malam di stand yang berada di lokasi kegiatan, Alhamdulillah kita dapatkan jawaban yang baik sehingga pendidkan kedepan semakin terkontrol lewat perintah langsung dari atas kebawa dengan begitu semangat para guru semakin bertambah kedepan,” tuturnya.
Selain itu, Dirinya juga menanggapi terkait isu dugaan Pungutan Liar (Pungli) terhadap kepala sekolah dalam penyelenggaraan Hardiknas 2026 ini. Menurutnya, jangan melihat Pendidkan hanya dari satu sisi. Karena jika hanya melihat satu sisi maka sisi yang lain tidak akan tercapai. Kata dia, pendidikan harus dilihat dari semua sisi mulai dari Sarana Prasarana, guru, siswa hingga orang tua siswa.
“Jadi mari membangun semangat secara bersama – sama. Untuk itu, kami sarankan agar pendidikan itu harus dilihat dari semua sisi. Dengan begitu, harapan kemajuan pendidkan di Pulau Taliabu bisa tercapai Karena, Pendidikan kita disini tidak sama dengan daerah lain. Saat ini konektifitas antara sekolah dengan sekolah lainnya terbangun baik, apalagi kita bertemu dalam hari pendidikan, untuk itu, kita harus lihat dari semua sisi,” tandasnya. (Red)









