Bobong, ufuktimur.com, — Ketua Komisi III Budiman L. Mayabubun menyoroti porsi beasiswa dari PT. Adidaya Tangguh yang diberikan kepada 15 Orang Mahasiswa kurang mampu yang ada di Desa Lingkar Tambang di tahun 2026.
Sorotan tersebut disampaikan ketua komisi III saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT ADT yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD, Jumat, (17/7/2017).
Dalam RDP yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Budiman L. Mayabubun itu menyoroti beasiswa yang diberikan oleh pihak PT. Adidaya Tangguh kepada sejumlah masyarakat kurang mampu di area lingkar tambang
Menurut Budiman, nilai beasiswa yang diberikan oleh PT.ADT kepada 15 orang mahasiswa di Tahun 2026 ini sangat kecil untuk sekelas perusahan pertambangan. Padahal perusahaan tersebut telah memulai produksi biji besi di Pulau Taliabu sejak 2018 lalu
“beasiswa yang diberikan oleh pihak PT.ADT itu 5 juta per-mahasiswa, hemat kami itu sangat kecil, tentu tidak sesuai dengan sumber daya alam kita yang dikeruk selama ini, tentu nilai itu tidak rasional” tegas Budiman usai saat ditemui usai RDP
Menurutnya, beasiswa yang diberikan sebesar lima juta per-mahasiswa itu tentu tidak mencukupi biaya serta kebutuhan perkuliahan hingga akhir studi. Untuk itu, ia meminta kepada pihak PT.ADT untuk memberikan beasiswa terhitung sejak awal masuk kuliah hingga akhir studi bagi masyarakat kurang mampu dan mahasiswa berprestasi
“Kami meminta kepada pihak PT.ADT agar di tahun 2026 ini beasiswa harus diberikan dari awal kuliah hingga akhir studi. Selain itu nilai serta jumlah mahasiswa penerima beasiswa juga harus ditambahkan biar sesuai dengan sumberdaya alam kita yang dikelola” tutupnya. (Red)










