Selasa, Juli 14, 2026

Pererat Hubungan Antar Institusi Penegak Hukum, Polres Pulau Taliabu Gelar Silaturahmi dengan Kejari Taliabu

Must read

Bobong, ufuktimur.com, — Dalam rangka mempererat hubungan antara institusi Polri dan Kejaksaan, Pejabat Utama Polres Taliabu melakukan silaturahmi di Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu. Selasa, (14/6/2026)

Kegiatan tersebut dalam rangka memperkuat soliditas, sinergitas, dan koordinasi lintas institusi antara Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas kamtibmas, mendukung penegakan hukum, memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Taliabu.

Kunjungan PJU Polres Pulau Taliabu ini dipimpin oleh Wakapolres, Kompol Sinar Syamsu yang dihadiri oleh, Kasat Reskrim, Iptu Achmad, Iptu Riko Ibrahim, Kasi Propam, Ipda Muhamad Sukri Fara, KBO Reskrim, Ipda M. Rafik dan KBO Lantas, Ipda Isbat Daeng.

Kegiatan Silaturahmi ini diterima langsung oleh, Kepala Kejaksaan Negeri Bobong, Yoki Adrianus, didampingi Kasubag Bin, Ariyanto, Kasi Pidum, M. Irham, Kasi Pidsus, Faizan, Kasi Datun Joshua Simorangkir, dan Kasubsi Datun, Romi Max.

Kajari Pulau Taliabu, Yoki Adrianus, menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Wakapolres dan jajaran Polres Pulau Taliabu atas kehadiran dalam silaturahmi ini.

“Bagi Kejaksaan, hubungan dengan Kepolisian di Taliabu bukan koordinasi formal semata, melainkan kemitraan yang telah terjalin kuat sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sinar Syamsu menegaskan bahwa hubungan antara Polres dan Kejari Negeri Pulau Taliabu sejak dulu sudah sangat terjalin baik.

“Silaturahmi ini kami lakukan sebagai langkah proaktif untuk memperkuat sinergi tersebut, terutama dalam menghadapi tantangan baru pasca-berlakunya KUHP terbaru,” katanya.

Ia menjelaskan, dari sisi manajemen penegakan hukum, disampaikan bahwa tidak sedikit sering mengalami kendala. Hal ini disebabkan karena kondisi geografis dan infrastruktur di Taliabu yang menuntut kita berupaya di tengah efisiensi.

“Oleh karena itu, sharing informasi dan koordinasi menjadi kunci agar penanganan perkara, khususnya di daerah pelosok yang sulit diakses, tetap optimal,” tutupnya. (Red)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article