Minggu, Juli 12, 2026

Lahan Seluas 2,5 Hektar Terbakar di Kecamatan Taliabu Barat Laut, Dugaan Sementara ini Penyebabnya

Must read

Bobong, ufuktimur.com, — Kebakaran hutan kembali terjadi di Dusun Bawang, Desa Beringin Jaya Kecamatan Taliabu Barat Laut Pulau Taliabu, Maluku Utara, Minggu, (12/7/2026).

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 19.43 WIT, api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam tiba di lokasi kejadian ketika menerima informasi dari warga setempat. Kebakaran ini menghanguskan lahan kurang lebih 2,5 hektar dengan jumlah tanaman sebanyak 20 pohon jambu mete dan 70 pohon kelapa berusia 1-3 tahun.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari pembakaran rumput hasil babatan pembukaan lahan kebun baru. Sehingga, Api menjalar akibat cuaca panas dan angin kencang. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Koordinator Pemadam kebakaran, Ramadan Aju dikonfirmasi membenarkan hal itu, Ia mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari warga setempat bahwa ada kebakaran hutan di Dusun Bawang Desa Beringin Jaya.

“Setelah terima informasi dari warga, petugas pemadam kebakaran langsung menuju ke lokasi untuk memadamkan api, alhamdulilah sekira pukul 23.6 WIT api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Pejabat Kepala Desa Woyo ini menyebutkan bahwa, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun ada korban material berupa tanaman warga. Jumlah tanaman warga yang ikut terbakar sebanyak, 20 pohon jambu mete dan 70 pohon kelapa berumur 1-3 tahun.

Lanjut Ramadan, Penyebab kebakaran, diduga berasal dari pembakaran hasil babatan pembukaan lahan kebun baru. Lantaran karena, cuaca panas dan angin kencang sehingga api menjalar hingga menghanguskan lahan seluas 2,5 hektar tersebut.

“Diduga penyebab kebakaran berasal dari pembakaran hasil babatan pembukaan lahan kebun baru, ini berdasarkan laporan PJ Kades setempat yang kami terima,” terangnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Pulau Taliabu untuk tidak melakukan pembakaran lahan kebun atau pembakaran hutan secara sengaja. Karena dalam berapa pekan terkahir ini cuaca sangat panas disertai angin kencang sehingga api dengan muda menjalar ke tempat yang lain.

“Harus waspada, karena dalam berapa pekan terkahir ini cuaca sangat panas dan angin kencang jadi mohon untuk tidak melakukan pembajakan lahab kebun maupun pembakaran hutan secara sengaja,” imbaunya. (Red)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article