Bobong, ufuktimur.com, — Pasca terjadinya peristiwa kebakaran yang menghanguskan Bangunan SDN Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, Maluku Utara, pada 29 Juni 2026 lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan langsung merespon cepet dengan membuat usulan pembangunan baru.
Tiga Ruang Kelas Belajar (RKB) yang terbakar merupakan bangunan lama. Satu ruangan sebelumnya difungsikan sebagai tempat penyimpanan aset sekolah yang sudah tidak terpakai, sementara dua ruangan lainnya masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Menindaklanjuti peristiwa itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu akan mengusulkan pembangunan baru gedung SDN Kawalo kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pulau Taliabu, Damrudin mengatakan sebelum kebakaran terjadi, tiga ruang kelas tersebut sebenarnya telah masuk dalam daftar penerima bantuan revitalisasi dari Kemendikbud.
“Awalnya tiga ruangan sekolah yang terbakar itu sudah mendapatkan bantuan revitalisasi dari Kemendikbud. Namun setelah kami turun langsung ke lokasi dan melihat bangunannya habis terbakar, usulan itu harus diubah menjadi pembangunan baru,” kata Damrudin baru – baru ini
Ia menjelaskan, pihaknya kini tinggal menunggu respons dari Kemendikbud terkait usulan pembangunan baru tersebut.
“Apakah usulan itu nantinya disetujui atau tidak, kami masih menunggu jawaban dari kementerian. Yang pasti kami akan terus berupaya karena kondisi sekolah sudah habis terbakar akibat insiden tersebut,” ujarnya. (Red)



