Sanana, ufuktimur.com, — PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bobato Lestari Kantor Cabang Sanana Kepulauan Sula, melaksanakan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.
Kegiatan HIM tersebut mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan.”
Kegiatan dimaksud fokuskan pada sosialisasi literasi dan inklusi keuangan kepada peserta didik di dua lokasi, yakni SD Negeri Bega, Kecamatan Sulabesi Barat, dan TK Desa Pastina, Kecamatan Sanana.
Kepala Cabang Bobato Lestari Cabang Sanana, Slamet Mansur, menyampaikan sekolah dipilih sebagai salah satu sasaran utama karena edukasi tentang budaya menabung perlu ditanamkan sejak usia dini.
Menurutnya, Pemahaman kepada anak sekolah perlu diberikan pemahaman bahwa menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi merupakan kebiasaan positif untuk mempersiapkan kebutuhan pendidikan sekaligus mewujudkan cita-cita di masa depan.
“Edukasi menabung penting dilakukan sejak usia dini agar anak-anak terbiasa mengatur dan menyisihkan uang yang mereka miliki untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat di kemudian hari,” ujar Slamet.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Pimpinan Cabang, Kabag Ops Polres Sula, serta staf Funding Officer untuk memberikan sosialisasi langsung kepada para siswa.
Slamet mengatakan, materi yang disampaikan meliputi pentingnya belajar menabung sejak dini, manfaat menabung, serta cara mengatur uang agar sebagian dapat disisihkan untuk kebutuhan sekolah maupun mencapai cita-cita.
Ia menjelaskan, kampanye literasi keuangan tersebut tidak hanya menyasar lingkungan sekolah. BPR Bobato Lestari juga mendorong peningkatan pemahaman keuangan di seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sula.
Dalam sosialisasi itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan produk Tabunganku yang dapat dibuka dengan saldo awal Rp20.000 dan bebas biaya administrasi.
Selain itu, tersedia Tabungan Umum dengan saldo awal Rp50.000 yang juga bebas biaya administrasi. Dana nasabah pada produk tabungan tersebut dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini budaya menabung bisa semakin tumbuh di masyarakat. Tidak hanya anak-anak di sekolah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat dapat memahami pentingnya mengelola keuangan dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, sosialisasi HIM 2026 tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BPR Bobato Lestari Cabang Sanana dalam mengkampanyekan literasi keuangan serta mendorong masyarakat untuk lebih mengenal layanan perbankan dan manfaat menabung.
“Bagi anak-anak, kebiasaan menyisihkan uang sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengatur keuangan, membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, serta meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.
Slamet berharap kegiatan literasi dan inklusi keuangan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan.
“Harapan kami, dengan adanya literasi dan inklusi keuangan ini, Bank Bobato mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu datang ke bank. Kami siap memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan informasi terkait perbankan dan produk tabungan,” pungkasnya.(Red)










