Bobong, ufuktimur.com, — Hingga memasuki Minggu pertama bulan Agustus 2026, tiga proyek strategis daerah yakni Peningkatan dan berbaikan jalan dalam Kota Bobong, Proyek Peningkatan dan Perbaikan jalan Bobong – Dufo dan Pembukaan jalan ruas Tobona – Sofan, Sofan – Loseng belum juga dikerjakan. Padahal, ketiga proyek strategis daerah tersebut telah ditetapkan pemenang sejak akhir Mei lalu namun belum ada action di lapangan.
Amatan ufuktimur.com, kondisi jalan dalam kota Kota Bobong lantaran karena belum dikerjakan sehingga warga melakukan menambalan secara swadaya menggunakan semen. Hal yang dilakukan warga ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan sehingga mereka berinisiatif memperbaiki secara swadaya.
Disisi yang lain, untuk proyek pembukaan jalan Tabona – Sofan, Sofan – Loseng terancam tidak terealisasi, lantaran saat ini di pesisir Taliabu selatan kondisi alam tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan alat berat karena sedang terjadi musim ombak. Kondisi alam ini akan berlangsung hingga bulan September sampai Oktober mendatang.
Kepala Dinas PUPR, Ahmad Tahir Taruntu dikonfirmasi mengaku untuk proyek Peningkatan dan Perbaikan jalan dalam Kota Bobong dan dan Bobong Dufo sedang menunggu kapal tongkang untuk mengangkut material.
“Sementara menunggu Kapal Tongkang untuk muat material, kalau sudah tiba langsung action, untuk alat berat semua sudah stand bay di bobong,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, (6/8/2026)
Sementara untuk proyek pembukaan jalan Tabona – Sofan, Sofan – Loseng, Tahir beralasan menunggu kapal LCT untuk mobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan.
“Sementara menunggu LCT untuk mobilisasi alat berat,” tutupnya. (Red)










