
Bobong, ufuktimur.com, — Upaya pemulihan pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Salati terus menunjukkan perkembangan positif. Tim relawan bersama masyarakat, Direktur Utama (Dirut) PDAM, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah Kabupaten Pulau Taliabu melakukan perbaikan layanan air bersih yang terdampak kebakaran.
Koordinator Posko Karhutla Desa Salati, Martono, yang juga menjabat Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu, menyampaikan bahwa perbaikan jaringan pipa PDAM telah selesai. Jika tidak ada kendala teknis, aliran air PDAM ke rumah-rumah warga akan kembali normal mulai besok.
Selain itu, layanan air desa dan layanan air yang dikelola pihak swasta juga telah kembali berfungsi. Kondisi ini menjadi perkembangan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setelah terdampak bencana karhutla.
“Keberhasilan perbaikan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara tim relawan, masyarakat setempat, Dirut PDAM, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah yang bersama-sama melakukan upaya pemulihan di lapangan,” ujarnya.
Sementara, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, khususnya masyarakat Desa Salati, sehingga layanan air bersih secara bertahap dapat kembali berfungsi.
“Kolaborasi ini menjadi bukti pentingnya semangat gotong royong dan sinergi seluruh unsur dalam penanganan bencana, tidak hanya saat pemadaman api, tetapi juga dalam memulihkan fasilitas dan pelayanan dasar yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu berharap pemulihan layanan air bersih ini dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
“Seluruh pihak juga diharapkan tetap menjaga koordinasi dan kesiapsiagaan selama masa transisi dari keadaan darurat menuju pemulihan karhutla berlangsung,” tutupnya. (Red)


