Bobong, ufuktimur.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke – 67 tahun 2026 resmi dibuka, Senin, (27/4/2026).
Acara yang berlangsung di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu ini dihadiri oleh Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus dan Wakil Bupati, La Ode Yasir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan OPD serta semua Satuan Pendidikan di Pulau Taliabu.
Amatan media ini, peringatan Hardiknas tahun 2026 ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Di Hardiknas tahun ini meski ditengah efisiensi namun tidak menyurutkan semangat dinas pendidikan untuk menampilkan berbagai lomba. Mulai dari lomba melukis, badminton, tarian hingga pidato dan baca puisi menggunakan bahasa daerah Taliabu.
Selain itu, Dinas Dikbud Pulau Taliabu juga mengundang secara khusus siswa yang sempat viral di media sosial karena melukis foto Gubernur Maluku Utara. Siswa tersebut berasal dari SMP Negeri 1 Kawadang Kecamatan Taliabu Timur Selatan, selain siswa itu, terdapat satu siswa asal SMP Negeri 1 Tabona juga diundang sebagai Pembawa Acara (MC) pada acara pembukaan hardiknas ini.
Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Kadikbud) Pulau Taliabu, Damrudin Rahman dalam sambutannya, menyampaikan suatu kebahagian bagi seluruh insan pendidikan atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati. Menurut Damrudin, Kehadiran Bupati menjadi wujud nyata perhatian, dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah terhadap kemajuan dunia pendidikan.
“Kami berharap, melalui kehadiran dan dukungan bupati, semangat dan motivasi seluruh insan pendidikan semakin meningkat dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul, Cerdas, Berkarakter, Berbudaya dan Berdaya Saing,” ungkapnya.
Mantan Kabid SMK Dikbud Malut ini menjelaskan, Rangkaian kegiatan Hari Pendidikan Nasional yang dilaksanakan tahun 2026 ini merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati yang di breakdown dalam 7 misi strategis Pembangunan.
Oleh karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuat Take Line “Sekolah Melayani, Dinas Mendampingi” hal ini sebagai bentuk gerakan bersama untuk mewujudkan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam Bidang Pendidikan.
“Momentum ini juga menjadi ajang refleksi terhadap capaian, tantangan serta langkah strategis yang harus kita tempuh dalam pemajuan Pendidikan dan Kebudayaan di Negeri Hemungsia Sia Dufu yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Mantan Plt. Kadis Pendidikan Provinsi Maluku Utara ini menyebutkan, Tema Hari Pendidikan tahun 2026 ini, yaitu
“Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu” dengan mengangkat sub Tema : “SDM Unggul, Cerdas, Berkarakter, Berbudaya, dan Berdaya Saing”. Kata dia, tema ini mengandung makna bahwa, Transformasi Pendidikan Harus dilanjutkan secara Berkelanjutan, Adaptif, dan Inklusif.
“Pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan Karakter, Kompetensi, serta Kreatifitas Peserta Didik,” jelasnya.
Lebih jauh, Damrudin menyebutkan Permasalah dan Tantangan Pendidikan Saat ini, diataranya, Rendahnya Literasi dan Numerasi peserta Didik, Kesenjangan Mutu Antar Sekolah, Peningkatan Kompetensi Guru dan Pendistribusian guru yang belum merata.
Tak hanya itu, Sarana Prasarana yang belum memadai, Penguatan Pendidikan Karakter, serta Pelestarian Nilai – nilai budaya lokal ditengah perkembangan zaman.
Oleh Karena itu, melalui momentum ini Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat Sinergi antara Pemerintah, Satuan Pendidikan dan Masyarakat untuk mendorong Inovasi dalam pembelajaran yang relevan dengan Kebutuhan zaman.
“Menjamin bahwa tidak ada anak – anak yang tertinggal dalam memperoleh hak Pendidikan. Menumbuhkan Lingkungan Belajar yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan,” ungkapnya.
Damrudin juga memberikan apresiasi Kepada para guru dan tenaga kependidikan,
atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Menurutnya, para guru adalah ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Teruslah meningkatkan Kompetensi diri, disiplin, berinovasi, serta berdedikasi sehingga tujuan kita dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati akan tercapai,” ucapnya.
Ia juga mengharapkan dukungan yang berkelanjutan dalam mendampingi anak – anak belajar di rumah. Karena, kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan.
“Dan kepada anak – anak sekalian, teruslah belajar dengan tekun, kembangkan potensi diri, serta jadilah generasi yang berkarakter, berintegritas, berahlak mulia dan berbudaya dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global,” tutupnya. (Red)






